Akhir Perjalanan Isis Di Timur Tengah

Akhir Perjalanan Isis Di Timur Tengah

ISIS yang dikenal dengan Islamic State of Iraq and Syria merupakan kelompok teroris yang sangat ditakuti dan sangat kejam. Dulunya Kelompok ini sangatlah terkenal dan menguasai timur tengah. Pada masa dimana ISIS menguasai Timur Tengah banyak terjadi pembantaian, teror, dan pemenggalan dimana saja.

ISIS sendiri memiliki pemimpin yang bernama Abu Bakar Al-Baghdadi. Al Baghdadi sendiri sudah menjadi seorang militan selama Saddam Husein berkuasa. Al Baghdadi adalah seorang ulama yang menebar kebencian dan mempunyai pengalaman di medan perang.

Akhir Perjalanan Isis Di Timur Tengah

Akhir Perjalanan Isis Di Timur Tengah

Setelah beberapa waktu dia muncul sebagai pemimpin Al Qaeda yang merubah namanya menjadi ISIS di tahun 2010. 4 tahun kemudian dia mengklaim dirinya sebagai Khalifah Islam dan menguasai sebagian besar wilayah di timur tengah yaitu Irak dan Suriah.

ISIS sendiri mendapatkan banyak kecaman dari pihak milisi Islam lainnya. Al Baghdadi sendiri sangatlah misterius dan hanya muncul beberapa kali saja di publik untuk menyampaikan khutbah.

Di masa puncak kejayaannya ISIS mempunyai banyak anggota yang direkrut dari seluruh dunia. ISIS mempunyai mata uang sendiri, peraturan, dan pemerintahannya sendiri yang mempunyai ibukota di Raqqa.

Pemimpin isis ini disebut sebagai orang yang harus bertanggung jawab atas kematian jutaan Jiwa. ISIS berhasil dikalahkan dan digempur oleh koalisi berbagai negara di eropa. Amerika dan rusia adalah negara yang menggempur ISIS secara habis-habisan.

Kekuasaan ISIS yang semakin melemah mengharuskan pemimpin ISIS hidup berpindah-pindah. Meskipun demikian sangatlah sulit sekali menemukan Al Baghdadi seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Namun, dalam suatu penyerangan menyebabkan pemimpin tersebut mati.

Setelah kematian Al Baghdadi tersebut daerah kekuasaan ISIS mulai berkurang dari yang menguasai setengah wilayah timur tengah menjadi hanya 700 meter x 700 meter. Nah, di masa tersebut kelompok radikal ini semakin digempur dan hanya bisa bertahan dengan amunisi dan pangan yang terbatas. Pertempuran terakhir di kota Baghouz Al Fawqani dimana terdapat kabar baik Suriah telah menumpas militan ISIS.

Namun, yang dikhawatirkan adalah beberapa anak buah ISIS yang berhasil kabur dan tersebar di berbagai negara. Karena mereka akan terus menyebarkan ajaran radikal kepada anak-anak atau generasi muda. Perlu sekali menjadi perhatian dunia mengenai hal ini agar sejarah teroris tidak kembali lagi terulang.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *